
Sabuk konveyor yang ada terdiri dari lapisan karet penutup bawah, lapisan karkas, lapisan karet penutup atas, dan karet tepi. Lapisan karkas terbuat dari bahan kanvas tahan panas (EP, NN, dll.). Sabuk konveyor karet ini hanya cocok untuk mengangkut material non-suhu tinggi hingga 85°C. Namun di industri baja, semen, kimia, dan lainnya, produk utamanya adalah material bersuhu tinggi seperti sinter, kokas, klinker semen, kapur, dll. Karena suhu material ini tinggi—suhu material sinter umumnya 500℃-800℃, bahkan ada yang mencapai ribuan derajat—sabuk konveyor karet jenis ini tidak dapat menahan pembakaran suhu tinggi dalam waktu lama. Permukaannya akan terkelupas akibat tersengat atau terbakar, dan panas akan mengalir dari permukaan yang rusak ke bagian dalam dengan cepat, menyebabkan kerusakan pada material karkas, mengurangi kekuatan sabuk konveyor, memengaruhi masa pakainya, menurunkan efisiensi penggunaan, serta meningkatkan biaya penggunaan.
Melalui perbaikan teknis dan inovasi kinerja produk, sabuk konveyor industri dirancang terdiri dari lapisan karet penutup bawah (dari bawah ke atas), setidaknya satu lapisan karkas, dan lapisan penutup atas. Kedua sisi lapisan karkas dilengkapi lapisan karet penutup atas dan bawah, serta karet tepi struktur satu kesatuan. Ciri utama struktur ini adalah adanya lapisan isolasi panas berdaya tinggi yang terbuat dari serat kaca atau poliuretan antara lapisan karkas dan lapisan karet penutup atas. Lapisan tahan bakar terbuat dari bahan stirena-butadiena dengan ketebalan 2-6 mm, lapisan karkas dari kanvas serat kaca tahan panas sebanyak 1-6 lapis, dan lapisan-lapisan tersebut direkatkan dengan lem stirena-butadiena tahan suhu tinggi.
Melalui pengaturan keseluruhan struktur di atas, dapat dicapai efek penerapan karakteristik yang sangat jelas:
Pertama, lapisan anti-bakar dapat dengan cepat membentuk lapisan terkarbonasi berpori mikro setelah bersentuhan dengan material panas bersuhu tinggi, yang dapat mengisolasi perpindahan panas ke bagian dalam sabuk konveyor dan melindungi lapisan karkas. Lapisan terkarbonasi memiliki sifat tahan api dan tahan aus.
Kedua, material karkas memilih bahan termodifikasi anorganik dengan kehilangan kekuatan rendah dan tidak berubah bentuk pada suhu tinggi, seperti kanvas serat kaca termodifikasi. Struktur kanvas yang baru ini tidak hanya menjamin kekuatan yang dibutuhkan tubuh sabuk, tetapi juga meningkatkan fleksibilitas kanvas serta daya rekat antara karet dan material karkas.
Ketiga, lapisan karkas direkatkan dengan perekat tahan suhu tinggi, yang memecahkan masalah kekuatan rekat antarlapisan rendah dalam kondisi suhu tinggi, dan memastikan kekuatan rekat antarlapisan tubuh sabuk tetap stabil pada 160°C—lebih dari dua kali lipat kekuatan rekat antarlapisan sabuk konveyor tahan panas biasa dalam kondisi yang sama.
Melalui inovasi struktur di atas, kami telah menjamin penggunaan normal sabuk pengangkut dalam kondisi suhu tinggi dan memperpanjang masa pakainya. Sabuk ini dapat beradaptasi dengan kondisi kerja berbagai material bersuhu tinggi dengan suhu angkut 200-600°C dan suhu sesaat 800°C. Ketahanan bakarnya sangat baik, dengan masa pakai 3-4 kali lipat sabuk suhu tinggi biasa dalam lingkungan penggunaan yang sama.
Karena karakteristiknya yang baik, sabuk konveyor anti-bakar ini cocok untuk pengangkutan berkualitas tinggi material bersuhu tinggi seperti sinter, kokas, klinker semen, dan kapur.



