Dalam spesifikasi teknis sabuk konveyor karet EP atau sabuk konveyor karet kawat baja, kita sering menemui nilai yang mewakili keausan sabuk konveyor, seperti 150mm³ atau 200mm³. Nilai-nilai ini menunjukkan performa ketahanan aus sabuk konveyor.
Keausan sabuk konveyor mengacu pada pengurangan bertahap ketebalan permukaan atau massa sabuk akibat gesekan dan abrasi selama penggunaan. Biasanya, tingkat keausan diwakili oleh volume bahan karet yang hilang per satuan volume (biasanya dalam milimeter kubik, mm³).
Misalnya, 150mm³ dan 200mm³ keduanya menunjukkan volume karet yang hilang per milimeter kubik permukaan sabuk konveyor dalam kondisi tertentu. Secara umum, nilai yang lebih tinggi menunjukkan ketahanan aus karet penutup sabuk konveyor yang lebih rendah, yang merupakan indikator penting yang berdampak langsung pada masa pakai sabuk konveyor.

Keausan sabuk konveyor karet terutama terwujud dalam tiga jenis: abrasi abrasif, abrasi kelelahan, dan abrasi tekukan. Jenis-jenis keausan ini terkait dengan sifat mekanik utama karet vulkanisir. Oleh karena itu, dalam desain formulasi sabuk konveyor karet, keseimbangan komprehensif harus dicapai.
Faktor yang mempengaruhi jenis karet: Secara umum, karet diena memiliki fleksibilitas dan elastisitas tinggi yang baik, dan ketahanan ausnya meningkat seiring dengan peningkatan berat molekul. Namun, ketahanan ausnya menurun tajam ketika suhu karet vulkanisir mencapai 100 derajat Celsius. Sabuk konveyor karet poliester (sabuk konveyor karet EP) adalah yang paling tahan aus di antara semua sabuk konveyor karet. Mereka menunjukkan ketahanan aus yang sangat baik pada suhu kamar tetapi mengalami penurunan tajam dalam ketahanan aus pada suhu tinggi.
Pengaruh sistem vulkanisasi: Dengan peningkatan kepadatan ikatan silang, ketahanan aus karet vulkanisir mencapai nilai optimal. Nilai optimal ini tidak hanya bergantung pada sistem vulkanisasi tetapi juga pada jumlah dan struktur karbon hitam yang digunakan. Seiring dengan peningkatan jumlah dan struktur karbon hitam, kekakuan yang diberikan oleh karbon hitam juga meningkat. Untuk mempertahankan kekakuan optimal karet vulkanisir, perlu untuk mengurangi bagian kaku secara tepat, yaitu kepadatan ikatan silang yang diberikan oleh sistem vulkanisasi. Sebaliknya, jika kepadatan ikatan silang rendah, itu harus ditingkatkan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa semakin tinggi kandungan ikatan sulfur tunggal, semakin baik ketahanan aus karet vulkanisir.
Sabuk konveyor tahan aus SUNGDA mengadopsi teknologi Continental, menawarkan tingkat ketahanan aus tinggi mulai dari 200mm³ hingga 50mm³. Kombinasi poliester pada arah lungsi dan pengisi nilon memberikan elongasi rendah dan ketahanan benturan tinggi. Sabuk ini direkomendasikan untuk mengangkut bahan abrasif seperti pertambangan, batu, batu-batuan, bijih, kaca, granit, dll. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web kami: www.sungda.com atau email kami di info@sungdagroup.com.









