
Sebagai sarana transportasi material curah, konveyor banyak digunakan dalam bidang pengangkutan material curah karena kemampuannya mengangkut material secara terus-menerus dan stabil, kapasitas angkut besar, jarak angkut jauh, logistik aman dan andal, adaptabilitas lingkungan yang kuat, serta biaya pembuatan, pemasangan, dan pengangkutan yang rendah.
Dalam kondisi kapasitas angkut dan teknologi manufaktur tertentu, faktor utama yang memengaruhi biaya pembuatan dan operasi konveyor adalah lebar sabuk, kekuatan sabuk, konfigurasi peralatan penggerak, rol, gulungan, dan berbagai penyangga. Perbedaan dalam faktor-faktor ini mengakibatkan perbedaan daya penggerak, dan semua faktor tersebut berkaitan erat dengan kecepatan sabuk. Dalam desain konveyor sabuk, satu-satunya parameter yang dapat ditentukan secara subjektif adalah kecepatan sabuk. Ketepatan penentuan kecepatan sabuk secara langsung memengaruhi kinerja teknis dan ekonomi konveyor.
(1) Hubungan antara kecepatan sabuk konveyor dan lebar sabuk
Statistik menunjukkan bahwa dalam investasi peralatan konveyor sabuk, harga sabuk konveyor menyumbang sekitar 40%, sehingga mengurangi lebar sabuk sangat menguntungkan untuk menurunkan investasi peralatan konveyor.
(2) Hubungan antara kecepatan sabuk konveyor dan kekuatan sabuk konveyor
Semakin tinggi kecepatan sabuk, semakin rendah hambatan operasi konveyor, dan semakin rendah tegangan maksimum sabuk konveyor, sehingga kekuatan sabuk konveyor juga berkurang. Ukuran penyangga berkurang, dan kinerja ekonomi meningkat secara signifikan.
(3) Hubungan antara kecepatan sabuk konveyor dan perangkat penggerak
Dengan meningkatnya kecepatan sabuk, hambatan operasi sabuk konveyor berkurang, sehingga torsi keluaran dan rasio reduksi reducer menurun, daya masukan mekanis dan daya transmisi termal reducer relatif meningkat, spesifikasi pemilihan reducer berkurang, dan investasi peralatan pengangkutan menurun.
(4) Hubungan antara kecepatan sabuk konveyor dan kecepatan rol
Standar desain konveyor menetapkan bahwa kecepatan aplikasi rol idler tidak boleh melebihi 750r/menit. Untuk meningkatkan keandalan dan masa pakai peralatan pengangkutan, sebagian besar manual desain konveyor merekomendasikan kecepatan idler tidak melebihi 600r/menit. Ketika kecepatan rol melebihi 600r/menit, rol dengan tingkat lebih tinggi harus dipilih, yang akan meningkatkan investasi peralatan pengangkutan dan meningkatkan hambatan operasi. Saat ini, ada 6 jenis rol dengan spesifikasi komoditas, yaitu Φ89mm, Φ108mm, Φ133mm, Φ159mm, Φ194mm, dan Φ219mm. Eksperimen menunjukkan bahwa setiap kali kecepatan sabuk meningkat 1m/s, idler harus ditingkatkan satu tingkat, yang tidak menguntungkan untuk menghemat investasi peralatan. Namun, sangat jelas untuk meningkatkan kinerja ekonomi menyeluruh konveyor.
(5) Hubungan antara kecepatan sabuk konveyor dan rol
Meningkatkan kecepatan sabuk, mengurangi lebar dan kekuatan sabuk konveyor, serta mengurangi ukuran rol yang sesuai, sangat menguntungkan untuk menurunkan investasi.
Tentu saja, faktor yang memengaruhi pemilihan kecepatan sabuk tidak hanya kapasitas angkut dan jarak, seperti: ukuran material, kemiringan konveyor, kecepatan angin lingkungan, kinerja perangkat start dan parkir lunak, dll., semuanya berdampak langsung pada pemilihan kecepatan sabuk, karena material mengikuti sabuk konveyor dalam proses berjalan di antara dua rol, material berubah secara periodik dengan kelendutan, menghasilkan percepatan dalam arah tegak lurus sabuk konveyor. Semakin tinggi kecepatan operasi sabuk konveyor, semakin besar percepatan material. Ketika arah percepatan sabuk konveyor dan material berlawanan, material akan memiliki kecenderungan untuk terlempar. Ketika gaya inersia material lebih besar dari jumlah berat sendiri dan adhesinya, material akan meninggalkan sabuk konveyor. Dengan meningkatnya ukuran partikel dan kemiringan konveyor, fenomena gulungan material menjadi lebih serius. Ketika gesekan antar material kurang dari hambatan angin, material akan mengambang dan menyebabkan polusi lingkungan. Oleh karena itu, ketika kecepatan angin lingkungan berlawanan dengan konveyor, semakin tinggi kecepatan angin, kecepatan sabuk harus dikurangi secara tepat.
Makalah ini membahas posisi dan peran penting kecepatan sabuk dalam desain konveyor, menganalisis secara kualitatif hubungan antara kecepatan sabuk dengan kinerja teknis dan ekonomi konveyor dari perspektif perhitungan teoritis, serta menarik tren perubahan kinerja teknis dan ekonomi seiring variasi kecepatan sabuk. Dalam desain spesifik, kecepatan sabuk harus ditentukan secara rasional, dan kinerja teknis-ekonomi komprehensif konveyor harus digunakan untuk membandingkan serta menyeleksi beberapa skema kecepatan sabuk guna menyaring kecepatan sabuk dengan ekonomi terbaik.


