{"id":5985,"date":"2026-04-08T22:41:38","date_gmt":"2026-04-08T22:41:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/post\/the-19-most-common-problems-of-belt-conveyors-their-causes-and-solutions-id"},"modified":"2026-04-08T22:41:38","modified_gmt":"2026-04-08T22:41:38","slug":"the-19-most-common-problems-of-belt-conveyors-their-causes-and-solutions-id","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/the-19-most-common-problems-of-belt-conveyors-their-causes-and-solutions-id\/","title":{"rendered":"19 Masalah Umum pada Belt Conveyor, Penyebab, dan Solusinya:"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"380\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/DSC_9458e-1024x380.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-890\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/DSC_9458e-1024x380.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/DSC_9458e.jpg 300w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/DSC_9458e-768x285.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Konveyor sabuk banyak digunakan di sektor pertambangan, metalurgi, batu bara, transportasi, tenaga air, kimia, dan lainnya karena kapasitas angkutnya yang besar, struktur sederhana, perawatan mudah, biaya rendah, dan keserbagunaan yang kuat. Masalah pada konveyor sabuk akan langsung memengaruhi produksi. Artikel ini berbagi masalah umum dan kemungkinan penyebab dalam pengoperasian konveyor sabuk.<\/p>\n\n\n<p>1. Sabuk konveyor keluar dari drum ekor<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Rol macet; b. Penumpukan serpihan; c. Berat tidak cukup; d. Pemuatan dan penyiraman tidak tepat; e. Rol, roller, dan konveyor tidak berada di garis tengah.<\/p>\n\n\n<p>2. Sabuk konveyor keluar di titik mana pun<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Beban sebagian; b. Penumpukan serpihan; c. Pengikutan rol tidak tepat; d. Ketegangan berlebih di satu sisi sabuk konveyor; e. Pemuatan dan penyiraman tidak tepat; f. Rol, roller, dan konveyor tidak berada di garis tengah.<\/p>\n\n\n<p>3. Bagian tertentu sabuk konveyor keluar di titik mana pun<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Kinerja sambungan vulkanisir sabuk konveyor buruk, pemilihan kait mekanis tidak tepat; b. Keausan tepi; c. Sabuk konveyor melengkung.<\/p>\n\n\n<p>4. Sabuk konveyor keluar dari drum kepala<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Rol, roller, dan konveyor tidak berada di garis tengah; b. Penumpukan serpihan; c. Permukaan karet rol aus; d. Pemasangan rol tidak tepat.<\/p>\n\n\n<p>5. Pada beberapa rol tertentu, sabuk konveyor menyimpang ke satu sisi untuk seluruh bagian<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Rol, roller, dan konveyor tidak berada di garis tengah; b. Pemasangan rol tidak tepat; c. Penumpukan kotoran.<\/p>\n\n\n<p>6. Sabuk konveyor selip<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Rol penyangga macet; b. Penumpukan serpihan; c. Permukaan karet rol aus; d. Berat penyeimbang tidak cukup; e. Gesekan antara sabuk konveyor dan rol tidak cukup.<\/p>\n\n\n<p>7. Sabuk konveyor selip saat start<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Gesekan antara sabuk konveyor dan rol tidak cukup; b. Berat penyeimbang tidak cukup; c. Permukaan karet rol aus; d. Kekuatan sabuk konveyor tidak cukup.<\/p>\n\n\n<p>8. Pemanjangan berlebihan sabuk konveyor<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Ketegangan berlebihan; b. Kekuatan sabuk konveyor tidak cukup; c. Penumpukan serpihan; d. Berat penyeimbang berlebihan; e. Operasi asinkron drum penggerak ganda; f. Kerusakan akibat bahan kimia, asam, panas, dan bahan permukaan kasar.<\/p>\n\n\n<p>9. Sabuk konveyor putus di atau dekat kait, atau kait longgar<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Kekuatan sabuk konveyor tidak cukup; b. Diameter rol terlalu kecil; c. Ketegangan berlebihan; d. Permukaan karet rol aus; e. Berat penyeimbang terlalu besar; f. Ada benda asing antara sabuk konveyor dan rol; g. Drum penggerak ganda beroperasi asinkron; h. Kinerja sambungan vulkanisir sabuk konveyor buruk, dan kait mekanis tidak dipilih dengan tepat.<\/p>\n\n\n<p>10. Patah sambungan vulkanisir<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Kekuatan sabuk konveyor tidak cukup; b. Diameter rol terlalu kecil; c. Ketegangan berlebihan; d. Ada benda asing antara sabuk konveyor dan rol. Pemilihan kait tidak tepat.<\/p>\n\n\n<p>11. Karet penutup atas aus parah, termasuk robek, tergores, patah, dan tertusuk<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Penumpukan serpihan; b. Pemuatan atau penyiraman tidak tepat; c. Kecepatan pemuatan relatif terlalu tinggi atau terlalu rendah; d. Beban terlalu berdampak pada kait; e. Kerusakan akibat bahan kimia, asam, panas, dan bahan permukaan kasar.<\/p>\n\n\n<p>12. Karet penutup bawah aus parah<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Rol macet; b. Penumpukan serpihan; c. Permukaan karet rol aus; d. Ada benda asing antara sabuk konveyor dan rol; e. Gesekan antara sabuk konveyor dan rol tidak cukup; f. Kerusakan akibat bahan kimia, asam, panas, dan bahan permukaan kasar.<\/p>\n\n\n<p>13. Tepi sabuk konveyor aus parah<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Beban parsial; b. Tegangan berlebihan pada satu sisi sabuk konveyor; c. Pemuatan dan penyiraman yang tidak tepat; d. Kerusakan akibat bahan kimia, asam, panas, dan material permukaan kasar; e. Sabuk konveyor melengkung; f. Akumulasi serpihan; g. Kinerja sambungan vulkanisir sabuk konveyor yang buruk dan pemilihan kait mekanis yang tidak tepat.<\/p>\n\n\n<p>14. Terdapat gelembung berbentuk titik dan garis pada lapisan penutup<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: kerusakan akibat bahan kimia, asam, panas, dan material permukaan kasar.<\/p>\n\n\n<p>15. Sabuk konveyor mengeras dan retak<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Kerusakan akibat bahan kimia, asam, panas, dan material permukaan kasar; b. Diameter rol kecil; c. Permukaan karet rol aus.<\/p>\n\n\n<p>16. Lapisan penutup rapuh dan retak<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: kerusakan akibat bahan kimia, asam, panas, dan material permukaan kasar.<\/p>\n\n\n<p>17. Karet penutup atas memiliki bekas alur memanjang<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Pemasangan baffle samping tidak tepat; b. Rol macet; c. Akumulasi serpihan; d. Beban memberikan terlalu banyak benturan pada kait.<\/p>\n\n\n<p>18. Karet penutup bawah memiliki bekas alur memanjang<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Rol macet; b. Akumulasi serpihan; c. Permukaan karet rol aus.<\/p>\n\n\n<p>19. Rol rusak pada alur<\/p>\n\n\n<p>Kemungkinan penyebab: a. Celah rol terlalu besar; b. Kemiringan titik perubahan kemiringan terlalu besar.<\/p>\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"316\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Bulk-Mtrl-Banner-e14341264203871-1024x316.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-871\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Bulk-Mtrl-Banner-e14341264203871-1024x316.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Bulk-Mtrl-Banner-e14341264203871.jpg 300w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Bulk-Mtrl-Banner-e14341264203871-768x237.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p style=\"font-size:22px\"><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Solusi untuk masalah umum konveyor sabuk<\/span><\/strong><\/p>\n\n\n<p>1. Sabuk konveyor melengkung<\/p>\n\n\n<p>Pada sabuk konveyor inti utuh tidak akan terjadi, perhatikan poin berikut untuk sabuk berlapis:<\/p>\n\n\n<p>a) Hindari menekan sabuk konveyor berlapis;<\/p>\n\n\n<p>b) Hindari menyimpan sabuk konveyor berlapis di lingkungan lembap;<\/p>\n\n\n<p>c) Saat sabuk konveyor dijalankan, sabuk harus diluruskan terlebih dahulu;<\/p>\n\n\n<p>d) Periksa seluruh sistem konveyor.<\/p>\n\n\n<p>2. Kinerja sambungan vulkanisir sabuk konveyor buruk dan pemilihan kait mekanis tidak tepat<\/p>\n\n\n<p>a) Gunakan kait mekanis yang sesuai;<\/p>\n\n\n<p>b) Kencangkan kembali sabuk konveyor setelah beroperasi beberapa waktu;<\/p>\n\n\n<p>c) Jika ada masalah dengan sambungan vulkanisir, potong sambungan dan buat yang baru;<\/p>\n\n\n<p>d) Amati secara berkala.<\/p>\n\n\n<p>3. Satu sisi sabuk konveyor memanjang dan berubah bentuk<\/p>\n\n\n<p>Tidak akan terjadi pada sabuk konveyor inti utuh. Untuk sabuk konveyor lainnya, perhatikan poin berikut: masa running-in sabuk konveyor perlu cukup lama. Jika running-in sabuk konveyor buruk atau sabuk konveyor lama, buang bagian yang memanjang dan berubah bentuk, lalu buat sambungan baru.<\/p>\n\n\n<p>4. Pemberat terlalu besar<\/p>\n\n\n<p>a) Hitung ulang dan sesuaikan pemberat;<\/p>\n\n\n<p>b) Kurangi tegangan ke titik kritis dan kencangkan kembali;<\/p>\n\n\n<p>c) Jika menggunakan penegang winch, lakukan penyesuaian yang sesuai.<\/p>\n\n\n<p>5. Pemberat tidak cukup<\/p>\n\n\n<p>Hitung ulang dan sesuaikan pemberat.<\/p>\n\n\n<p>6. Kerusakan akibat zat kimia, asam, alkali, panas, dan material permukaan kasar<\/p>\n\n\n<p>a) Pilih sabuk konveyor yang dirancang untuk kondisi khusus;<\/p>\n\n\n<p>b) Gunakan kait mekanis tertutup atau sambungan vulkanisir;<\/p>\n\n\n<p>c) Konveyor harus dilengkapi perlindungan hujan dan sinar matahari.<\/p>\n\n\n<p>7. Operasi tidak sinkron pada drum penggerak ganda<\/p>\n\n\n<p>Lakukan penyesuaian yang tepat pada rol.<\/p>\n\n\n<p>8. Sabuk konveyor tidak cukup kuat<\/p>\n\n\n<p>Karena jumlah batubara yang melewati titik tengah atau titik pemuatan meningkat, atau kecepatan sabuk menurun, hitung ulang tegangan dan gunakan sabuk konveyor dengan kekuatan sabuk yang sesuai.<\/p>\n\n\n<p>9. Keausan tepi<\/p>\n\n\n<p>Cegah sabuk konveyor menyimpang dan singkirkan bagian sabuk konveyor yang mengalami keausan tepi parah.<\/p>\n\n\n<p>10. Celah rol terlalu besar<\/p>\n\n\n<p>Sesuaikan celah agar jarak antar rol tidak lebih dari 10mm bahkan saat terisi penuh.<\/p>\n\n\n<p>11. Dampak beban pada sabuk konveyor dan pengait terlalu besar<\/p>\n\n\n<p>a) Gunakan talang aliran dan pelat penyangga yang dirancang sesuai kondisi kerja dengan benar;<\/p>\n\n\n<p>b) Pasang rol anti-benturan;<\/p>\n\n\n<p>c) Jika memungkinkan, muat batu bara halus terlebih dahulu;<\/p>\n\n\n<p>d) Jika pembatas samping tidak menyumbat batu bara, sesuaikan celah antara pembatas samping dan sabuk konveyor.<\/p>\n\n\n<p>12. Rol, penggulung, dan konveyor tidak berada pada garis tengah<\/p>\n\n\n<p>a) Lakukan penyelarasan ulang;<\/p>\n\n\n<p>b) Pasang sakelar pembatas;<\/p>\n\n\n<p>c) Lihat manual konveyor.<\/p>\n\n\n<p>13. Pemuatan dan penyebaran yang tidak tepat<\/p>\n\n\n<p>a) Arah dan kecepatan pengisian harus sesuai dengan arah dan kecepatan jalannya sabuk konveyor untuk memastikan titik pemuatan berada di tengah sabuk konveyor;<\/p>\n\n\n<p>b) Gunakan pengumpan, talang aliran, dan pembatas samping yang sesuai untuk mengontrol aliran.<\/p>\n\n\n<p>14. Gesekan antara sabuk konveyor dan rol tidak cukup<\/p>\n\n\n<p>a) Gunakan drum penyangga untuk meningkatkan sudut lilitan;<\/p>\n\n\n<p>b) Gunakan rol berlapis karet;<\/p>\n\n\n<p>c) Gunakan rol karet beralur di lingkungan lembap;<\/p>\n\n\n<p>d) Pasang perangkat pembersih yang sesuai pada sabuk konveyor;<\/p>\n\n\n<p>e) Periksa tegangan awal.<\/p>\n\n\n<p>15. Penumpukan serpihan (pada drum dan idler)<\/p>\n\n\n<p>a) Pasang pembersih, pengikis, dll.;<\/p>\n\n\n<p>b) Singkirkan serpihan material.<\/p>\n\n\n<p>16. Ada benda asing antara sabuk konveyor dan rol<\/p>\n\n\n<p>a) Penggunaan pembatas samping yang benar;<\/p>\n\n\n<p>b) Singkirkan benda asing seperti serpihan.<\/p>\n\n\n<p>17. Permukaan karet rol aus<\/p>\n\n\n<p>a) Ganti permukaan karet;<\/p>\n\n\n<p>b) Gunakan permukaan karet beralur di lingkungan lembap;<\/p>\n\n\n<p>c) Tangani sekrup yang longgar dan menonjol dengan permukaan karet.<\/p>\n\n\n<p>18. Kecepatan pemuatan relatif terlalu tinggi atau terlalu rendah<\/p>\n\n\n<p>a) Sesuaikan talang aliran atau perbaiki kecepatan jalannya sabuk konveyor;<\/p>\n\n\n<p>b) Pertimbangkan menggunakan rol tahan benturan dan perhatikan kondisi operasi dengan saksama.<\/p>\n\n\n<p>Di atas adalah masalah umum pada konveyor sabuk dan solusi terkait. Untuk memperpanjang masa pakai peralatan konveyor, dan agar peralatan dapat melakukan operasi produksi yang lebih baik, perlu dilakukan pemeliharaan rutin pada konveyor sabuk, sehingga benar-benar dapat meningkatkan efisiensi produksi dan menambah manfaat ekonomi.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"548\" height=\"732\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/SUNGDA-conveyor-belt-vulcanization-workshop.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1881\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1025\" height=\"494\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/sungda-official.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4027\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/sungda-official.jpg 1025w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/sungda-official-768x370.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1025px) 100vw, 1025px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"395\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/6092430c024dc-1024x395.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1946\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/6092430c024dc-1024x395.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/6092430c024dc-768x297.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/6092430c024dc.jpg 1028w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"402\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/belt-vulcanization-workshop-1024x402.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1301\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/belt-vulcanization-workshop-1024x402.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/belt-vulcanization-workshop-768x301.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/belt-vulcanization-workshop.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"241\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-test-equipment-s-1024x241.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1332\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-test-equipment-s-1024x241.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-test-equipment-s-768x181.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-test-equipment-s.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"398\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW-BELT-export-united-states-1024x398.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1432\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW-BELT-export-united-states-1024x398.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW-BELT-export-united-states-768x298.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW-BELT-export-united-states.jpg 1225w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"367\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/SUNGDA-conveyor-belt-1024x367.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1334\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/SUNGDA-conveyor-belt-1024x367.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/SUNGDA-conveyor-belt-768x275.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/SUNGDA-conveyor-belt.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini menguraikan 19 fenomena kegagalan yang paling mungkin terjadi pada sistem konveyor, beserta penyebab dan solusinya. Ini merupakan artikel dengan nilai praktis yang tinggi.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":948,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[632],"tags":[2166,871,1987],"class_list":["post-5985","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-techinical-news-id","tag-failure-id","tag-conveyor-belt-maintenance-id","tag-conveyor-system-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5985","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5985"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5985\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/948"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5985"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5985"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5985"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}