{"id":5634,"date":"2026-04-08T22:17:29","date_gmt":"2026-04-08T22:17:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/post\/how-to-select-heat-resistant-conveyor-belt-id"},"modified":"2026-04-08T22:17:29","modified_gmt":"2026-04-08T22:17:29","slug":"how-to-select-heat-resistant-conveyor-belt-id","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/how-to-select-heat-resistant-conveyor-belt-id\/","title":{"rendered":"Cara Memilih Sabuk Konveyor Tahan Panas &#8211; Grup SUNGDA"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"512\" height=\"250\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Heat-Resistant-Conveyor-belt-for-Cement-Plant-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2068\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Kemampuan Tahan Panas<\/strong><\/p>\n\n\n<p>Dari semua tuntutan pada sabuk konveyor tugas berat, &#8220;Panas&#8221; secara luas dianggap sebagai faktor yang paling tidak kenal ampun dan paling merusak. Material dan lingkungan kerja bersuhu tinggi menyebabkan percepatan proses penuaan yang mengakibatkan pengerasan dan retak pada lapisan karet.<\/p>\n\n\n<p>&#8220;Panas&#8221; juga memiliki efek yang sangat merusak pada rangka (carcass) sabuk karena merusak adhesi (ikatan) antara lapisan penutup di bagian atas dan bawah rangka, serta di antara lapisan-lapisan dalam yang terdapat di dalam rangka. Jika suhu inti rangka menjadi terlalu tinggi, sabuk secara harfiah akan mulai terurai. Hal ini biasa disebut sebagai &#8216;de-laminasi&#8217;.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"726\" height=\"485\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Heat-Resistant-belt-crack.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2138\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Batas suhu yang dapat ditahan oleh sebuah sabuk dilihat dari dua cara \u2014 suhu kontinu maksimum material yang diangkut dan suhu puncak sementara maksimum. Dua klasifikasi utama ketahanan panas yang diakui di pasar sabuk konveyor adalah T150, yang terkait dengan suhu kontinu maksimum 150\u00b0C, dan T200, yang untuk kondisi panas lebih ekstrem hingga 200\u00b0C.<\/p>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p class=\"has-vivid-cyan-blue-color has-text-color\" style=\"font-size:19px\"><strong><a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.sungda.com\/index.php\/how-to-choose-the-right-conveyor-belt-for-cement-plant\/\" target=\"_blank\">Cara Memilih Sabuk Konveyor Tahan Panas untuk Pabrik Semen.<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<p><strong>Pengujian ISO 4195<\/strong><\/p>\n\n\n<p>Untuk memberikan pengukuran ketahanan panas yang paling akurat, pengujian penuaan dipercepat dilakukan dengan menempatkan sampel karet dalam oven bersuhu tinggi selama periode tujuh hari. Penurunan sifat mekanik kemudian diukur. Tiga &#8216;kelas&#8217; penuaan dalam ISO 4195 adalah: Kelas 1 (100\u00b0C), Kelas 2 (125\u00b0C), dan Kelas 3 (150\u00b0C). Untuk memaksimalkan kualitas ketahanan suhu, setidaknya satu produsen (Dunlop) juga melakukan pengujian pada 175\u00b0. Ada tiga faktor kunci yang perlu dipertimbangkan saat memilih sabuk tahan panas. Pertimbangan paling kritis adalah kisaran suhu aktual material yang diangkut; tingkat suhu ambien dari lingkungan operasi tertutup dan panjang konveyor. Semua faktor ini dapat memiliki pengaruh besar pada kecepatan proses penuaan. Keberhasilan atau kegagalan akan bergantung pada dua faktor; memiliki data suhu yang akurat untuk diberikan kepada calon pemasok sabuk dan pada akhirnya kualitas ketahanan panas dari sabuk yang mereka pasok.<\/p>\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"962\" height=\"344\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/how-to-choose-right-EP-conveyor-belt.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1994\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/how-to-choose-right-EP-conveyor-belt.jpg 962w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/how-to-choose-right-EP-conveyor-belt-768x275.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 962px) 100vw, 962px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>(1) Pemilihan Jenis Karet<\/p>\n\n\n<p>Karet tahan panas bersentuhan langsung dengan material bersuhu tinggi, dan ketahanan panasnya secara langsung menentukan ketahanan panas sabuk konveyor. Sabuk konveyor tahan panas di bawah T2 (125 derajat Celsius) umumnya menggunakan SBR sebagai karet utama, dan sabuk konveyor tahan panas di atas T3 (150 derajat Celsius) harus menggunakan karet tahan suhu tinggi sebagai karet utama. Menurut survei terkait, sabuk konveyor tahan suhu tinggi di atas 150 paling umum menggunakan EPR dan IIR, tetapi harga IIR sangat tinggi, dan kinerja prosesnya juga buruk. Ketahanan panas dan harga EPR lebih sesuai, di mana sifat molekul EPM stabil dan dapat digunakan dalam waktu lama pada suhu tinggi 175. Namun, karena kecepatan vulkanisasinya lambat, umumnya dikombinasikan dengan EPDM untuk meningkatkan efisiensi produksi.<\/p>\n\n\n<p>(2) Pemilihan Sistem Vulkanisasi Sabuk Konveyor Sistem vulkanisasi peroksida perlu menambahkan agen ko-silang (co-crosslinking agent) untuk lebih meningkatkan ketahanan suhu tinggi EPR, meningkatkan efisiensi silang, dan memperbaiki kinerja karet vulkanisir. Agen ko-silang dapat mencegah putusnya rantai propilena pada rantai utama vulkanisasi EPM, mengurangi viskositas karet, dan meningkatkan sifat fisik-mekanis karet vulkanisir. Selain itu, untuk meningkatkan kecepatan vulkanisasi dan kinerja sobek, belerang dapat digunakan sebagai sistem ko-vulkanisasi, tetapi kelarutan belerang dalam EPDM kecil, sehingga mudah mengeluarkan minyak dan sulit digunakan. Harus dikontrol dalam 1,5 bagian.<\/p><!-- \/wp:post-content -->\n\n<!-- wp:paragraph -->\n<p>(3) Pemilihan sistem pengisi penguat EPR adalah karet amorf, yang memiliki kekuatan fisik rendah. Hanya dengan sistem pengisi penguat, karet vulkanisir dapat memiliki sifat fisik dan mekanik yang baik. Karbon hitam adalah agen penguat terpenting untuk EPR. Semakin kecil ukuran partikel karbon hitam, semakin tinggi kekuatan tarik karet vulkanisir dan kinerja abrasi yang lebih baik. Oleh karena itu, karbon hitam N220 dipilih sebagai sistem pengisi penguat.<\/p><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph -->\n<p>(4) Pemilihan pelunak dan peliat Pelunak dapat sangat meningkatkan elongasi tarik dan daya rekat sendiri EPR, tetapi penggunaan berlebihan akan mempengaruhi ketahanan suhu tinggi. Minyak naftenat mempengaruhi efisiensi ikatan silang peroksida, dan minyak aromatik mengurangi ketahanan cuaca produk serta sulit digunakan.<\/p><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph {\"align\":\"center\",\"style\":{\"typography\":{\"fontSize\":30}}} -->\n<p class=\"has-text-align-center\" style=\"font-size:30px\"><strong><span class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">SUNGDA CONVEYOR BELT CO.,LTD<\/span><\/strong><\/p><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:image {\"align\":\"center\",\"id\":1881,\"sizeSlug\":\"large\",\"linkDestination\":\"none\"} -->\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"548\" height=\"732\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/SUNGDA-conveyor-belt-vulcanization-workshop.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1881\"\/><\/figure><\/div>\n<!-- \/wp:image -->\n\n<!-- wp:image {\"id\":1946,\"sizeSlug\":\"large\",\"linkDestination\":\"none\"} -->\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"395\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/6092430c024dc-1024x395.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1946\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/6092430c024dc-1024x395.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/6092430c024dc-768x297.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/6092430c024dc.jpg 1028w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<!-- \/wp:image -->\n\n<!-- wp:image {\"id\":1374,\"sizeSlug\":\"large\",\"linkDestination\":\"none\"} -->\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"396\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW600-330-660-conveyor-belt-RMA-II-1024x396.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1374\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW600-330-660-conveyor-belt-RMA-II-1024x396.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW600-330-660-conveyor-belt-RMA-II-768x297.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW600-330-660-conveyor-belt-RMA-II.jpg 1027w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<!-- \/wp:image -->\n\n<!-- wp:image {\"id\":1335,\"sizeSlug\":\"large\",\"linkDestination\":\"none\"} -->\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"423\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-work-shop-1024x423.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1335\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-work-shop-1024x423.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-work-shop-768x317.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-work-shop.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<!-- \/wp:image -->\n\n<!-- wp:image {\"id\":1301,\"sizeSlug\":\"large\",\"linkDestination\":\"none\"} -->\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"402\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/belt-vulcanization-workshop-1024x402.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1301\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/belt-vulcanization-workshop-1024x402.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/belt-vulcanization-workshop-768x301.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/belt-vulcanization-workshop.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<!-- \/wp:image -->\n\n<!-- wp:image {\"id\":1997,\"sizeSlug\":\"large\",\"linkDestination\":\"none\"} -->\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"363\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sungda-stock-1024x363.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1997\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sungda-stock-1024x363.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sungda-stock-768x272.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/sungda-stock.jpg 1144w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<!-- \/wp:image -->\n\n<!-- wp:image {\"id\":1332,\"width\":848,\"height\":199,\"sizeSlug\":\"large\",\"linkDestination\":\"none\"} -->\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-test-equipment-s-1024x241.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1332\" width=\"848\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-test-equipment-s-1024x241.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-test-equipment-s-768x181.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Conveyor-belt-test-equipment-s.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 848px) 100vw, 848px\" \/><\/figure>\n<!-- \/wp:image -->\n\n<!-- wp:image {\"id\":1395,\"sizeSlug\":\"large\",\"linkDestination\":\"none\"} -->\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"391\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW-BELT-export-united-states-1-1024x391.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1395\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW-BELT-export-united-states-1-1024x391.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW-BELT-export-united-states-1-768x293.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/PIW-BELT-export-united-states-1.jpg 1225w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<!-- \/wp:image -->\n\n<!-- wp:image {\"id\":1334,\"sizeSlug\":\"large\",\"linkDestination\":\"none\"} -->\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"367\" src=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/SUNGDA-conveyor-belt-1024x367.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1334\" srcset=\"https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/SUNGDA-conveyor-belt-1024x367.jpg 1024w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/SUNGDA-conveyor-belt-768x275.jpg 768w, https:\/\/www.sungda.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/SUNGDA-conveyor-belt.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<!-- \/wp:image -->\n\n<!-- wp:paragraph {\"style\":{\"typography\":{\"fontSize\":19}}} -->\n<p style=\"font-size:19px\">Situs web resmi:&nbsp;<a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.sungdagroup.com\/\" target=\"_blank\"><span class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">www.sungdagroup.com<\/span><\/a><\/p><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph {\"style\":{\"typography\":{\"fontSize\":19}}} -->\n<p style=\"font-size:19px\">Email penawaran:&nbsp;<a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"mailto:info@sungdagroup.com\" target=\"_blank\"><span class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">info@sungdagroup.com<\/span><\/a><\/p><!-- \/wp:paragraph -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini memperkenalkan apa itu sabuk konveyor tahan panas, klasifikasi, standar pengujian, dan cara memilih sabuk konveyor tahan panas.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":386,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[632],"tags":[2130,934,693],"class_list":["post-5634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-techinical-news-id","tag-epdm-id","tag-cement-conveyor-belt-id","tag-heat-resistant-conveyor-belt-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5634"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5634\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sungda.com\/id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}